IT

Rabu, 15 Januari 2014

Kode Prefix BYRU SATELIT (Pasifik Satelit Nusantara)

Daftar Kode Prefix Operator Seluler / Kode Nomor Awalan

Daftar kode prefix operator seluler, mungkin ada dari temen-temen yang lg nyari info seputar nomor awalan nomer telepon seluler atau yang biasa di sebut prefix number , berikut ada sedikit infonya.

Apa itu Kode Prefix  ?

Prefix dalam bahasa indo itu artinya “awalan”, sedang kalau menurut wikipedia ” A telephone prefix is the first set of digits of a telephone number ” kalau diterjemahin secara ngasal artinya kode awal nomer telepon. Misalnya Indonesia itu punya kode prefik 62, Swedia 46 dan lain-lain.
Sedangkan Kode Prefix Operator seluler biasanya merupakan 4 digit awal dari nomer yang merupakan kode identitas operator. Misalnya nomer 085640315412, kode prefixnya 0856. nah kode tersebut adalah milik Indosat, dan tidak ada operator seluler lain yang menggunakan awalan di atas.

Kegunaan Mengetahui Kode Prefix Operator ?

Misalnya anda ingin menelepon, cek dulu operator lawan bicara Anda melalu 4 digit pertama nomer telpon nya. Kalau satu operator kita bisa langsung telpon tapi kalau beda operator lebih baik sms aja , kecuali kalau kondisi darurat. hehehe..
Atau untuk anda yang terjun ke bisnis penjualan pulsa, cukup penting untuk mengetahui kode prefix atau angka awalan calon pelanggan anda. Karena banyak kasus dimana pelanggan tidak mengetahui secara persis operator seluler yang mereka gunakan. Atau mungkin pelanggan yang melakukan transaksi pembelian untuk orang lain.

Kode Prefix Operator Seluler di Indonesia

Kadang saking banyaknya operator seluler di indonesia kita lupa dengan kode prefix operator seluler itu milik operator mana. Berikut adalah daftar kode awal operator di Indonesia.

Kode Prefix Telkomsel

Sebagai operator seluler terbesar telkomsel mempunya kode prefix yang cukup banyak :
0811- (Kartu Halo 10, 11 digit)
0812- (Kartu Halo, simPATI 11, 12 digit)
0813- (Kartu Halo, simPATI 12 digit)
0821- (simPATI 12 digit)
0822- (simPATI, Kartu Facebook)
0823- (Kartu As 12 digit)
0852- (Kartu As 12 digit)
0853- (Kartu As 12 digit)

Kode Prefix Indosat

Sebagai operator dengan pelanggan terbanyak ke-2 berikut adalah Kode Prefix Indosat :
0855- (Matrix 10 digit)
0856- (IM3 (10 digit limited edition), 11, dan 12 digit)
0857- (IM3 12 digit)
0858- (Mentari 12 digit)
0814- (Broadband Indosat M2 12 digit)
0815- (Matrix, Mentari 11, 12 digit)
0816- (Matrix, Mentari 10, 11, dan 12 digit)

Kode prefix XL Axiata

Berikut adalah kode prefix XL :
0817- (Pra bayar dan Explor 10, 11, 12 digit)
0818- (Pra bayar dan Explor 10, 11, 12 digit)
0819- (Pra bayar dan Explor 10, 11, 12 digit)
0859- (Pra bayar dan Explor 12 digit)
0877- (Pra bayar dan Explor 12 digit)
0878- (Pra bayar dan Explor 12 digit)

Kode Prefix 3 (Three)

Berikut adalah kode prefix 3 (Three) :
0896- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)
0897- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)
0898- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)
0899- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)

Kode Prefix SMART Telecom

Berikut Kode Prefix Smart :
0881- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)
0882- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)
0883- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)
0884- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)
0885- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)
0886- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)
0887- (Pra bayar dan Pasca bayar 11, 12 digit)

Kode prefix Fren (Mobile-8)

Berikut adalah kode prefix fren/mobile-8 :
0888 – ( Fren, Mobi)
0889 – (mobi)

Kode Prefix Ceria (Sampurna Telecom)

Berikut adalah kode Prefix Ceria :
0828- (Pra bayar dan Pasca bayar )

Kode Prefix BYRU SATELIT (Pasifik Satelit Nusantara)

0868 ( Telpon mahal, bisa di gunakan dimana saja asal masih di bawah langit).
Selain di operator seluler di atas masih ada operator lain : esia ( awalan 9 dan 8 )  dan flexi ( 8 digit awalan 2, 3, 4, 6 dan 7 ), Mobile-8 lokal ( 8 digit kepala 5 ). Indonesia emang top, nomet teleponnya aja mbikin bingung.
*Catatan :
Data di atas hanya untuk menambah informasi saja, tidak dimaksudkan untuk sumber referensi. Untuk hal tersebut silahkan cari kembali sumber yang lebih kompeten. Tidak pula sebagai justifikasi terhadap pihak-pihak tertentu yang kebetulan disebutkan dalam artikel ini.

Bagi anda yang ingin nambahin, klarifikasi atau sekadar sharing silahkan mengisi kolom komentar dibawah.
Di tag dalam : kode operator 3, kode operator, prefix kartu three, kode operator seluler, kode seluler Indonesia, kode telephon XL ke No kantor, KODE PREFIX TELKOMSEL, kode telpon kartu hallo 11 digit, kode pulsa kartu 3, kode pulsa only
Sumber: http://pulsa-online.com/daftar-kode-prefix-operator-seluler/

Minggu, 05 Januari 2014

Cara Mengetahui Data Ganda Atau Duplikat di ms excel

Cara Mengetahui Data Ganda Atau Duplikat di ms excel
mencari duplikat data yang sama kalo data yang sedikit mungkin gampang yah , tapi kalo misalkan data nya banyak ribetkan . semoga dengan cara ini bisa memudahkan saudara untuk menemukan data yang ganda :

sebeleum nya di blok dulu data yang mau di cek , setelah itu
Home >Conditional Formatting > Highlight Cells Rules > Duplicates Values > OK.


jika ada data yang sama nanti akan berwarna berbeda di cells nya

Selasa, 19 November 2013

PENGERTIAN OBSERVER

Pengertian OBSERVER
Observer merupakan seorang individu atau kelompok yang menjalankan observasi, bisa dibilang observer merupakan pelaku utama dalam proses berjalannya observasi. Dalam observasi, observerlah yang akan menentukan metode apa yang paling cocok untuk mendapatkan hasil berupa data yang sesuai dengan tujuan diadakannya observasi. Observer juga menyusun struktur observasi dengan memilih dan mendefinisikan perilaku sebelum observasi dilaksanakan sehingga ketika observasi tinggal memberi tanda cek kemudian melihat kehadiran perilaku yang dianggap penting, serta tidak memberikan informasi tentang frekuensi, durasi, dan kualitas perilaku yang selanjutnya digunakan pada time sampling,
Tugas lainnya dari seorang Observer adalah  membuat interpretasi terhadap apa yang diamati dan informasi yang direkam dalam bentuk nilai tertentu (angka) sebagai refleksi dari penilaian skala observasi atau observer Rating scales. Selanjutnya Peneliti/observer menyimpulkan tentang gejala yang diamati berdasarkan analis dan interpretasi yang dilakukan untuk memberikan jawaban terhadap permasalahan dan tujuan observasi atau Kesimpulan.
Syarat-syarat menjadi Observer yang ideal:
·         Memiliki alat indera yang baik.
Memiliki alat indera yang baik disini yang dimaksud adalah indra pengelihatan dan oendengaran yang bukan hanya saya sehat, tapi juga peka serta teliti, karena tugas seorang onserver adalah mengamati tanpa diketahui bahwa dia sedang mengamati.
·         Adanya minat dan kesediaan melakukan observasi
Adanya minat sangat diperlukan dalam menjadi observer karena dengan minat yang tinggi seorang observer akan melakukan tugasnya dengan senang sehingga hasil yang dicapai akan sangat maksimal.
·         Mengerti latar belakang tentang materi yg akan diobservasi.
Memahami dan mengerti materi yang akan diobservasi tidak lain adalah tujuan dari observasi tersebut sehingga seorang observer akan fokus terhadap tujuan dan bukan hal yang lainnya.
·         Mampu memahami kode–kode/tanda–tanda tingkah laku untuk membedakan tingkah laku yang satu dengan yang lain.
Dengan memahami kode-kode tingkah laku maka dalam pelaksanaan observasi seorang observer akan dengan mudah mengindikasi banyak hal dengan melihat beberapa gerakan sehingga akan semakin melancarkan proses.
·         Membagi perhatian dan memusatkan perhatian
Kemampuan membagi dan memusatkan perhatioan jelas sangatlah diperlukan observer karena tidak jarang observee atau obyek observasi bukan hanya satu orang saja.
·         Dapat melihat hal –hal yang detail
Hal ini bisa juga disebut ketelitian, semakin seorang observer memiliki ketelitian yang tinggi maka hasil yang diperoleh akan semakin tinggi.
·         Dapat bereaksi dengan cepat dan menerangkan contoh – contoh tingkah laku secara verbal/ nonverbal.
Reaksi serta aksi merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari seorang observer dimana observer memang diwajibkan untuk menjadi responsif dalam menerima stimulus dan menginterpretasikannya melalui tindakan demi menunjang tujuan observasi.
·         Menjaga hubungan antar observer dan observee.
Hal yang satu ini erat kaitannya dengan konteks setelah proses observasi, dimana hubungan antara observer dan observee harus tetap terjaga, disinillah skill seorang observer ditentukan, bagaimana cara seorang observer mnampu menyelesaikan tugasnya tanpa merugikan observee atau orang lain disekitarnya baik dari segi moril maupun materil.
·         Observer sebaiknya bersikap netral dan bebas prasangka serta tidak cepat mengambil keputusan,

Observer memang diwajibkan untuk netral dan bebas prasangka karena hal tersebut akan sangat mempengaruhihasil dari observasi. Seorang observer tidak boleh terlibat atau melibatkan emosi saat proses observasi berlangsung karena sudah pasti akan mempengaruhi objectivitas dalam pengambilan keputusan dalam proses observasi. Misalnya jika seorang observer jatuh cinta pada observee, maka hasil observasi kemungkinan tidak akan bisa maksimal obyektifitasnya.

LANGKAH2 SETTING KEUANGAN

LANGKAH2 SETTING KEUANGAN

1.Ambil Script paling baru
   unt NIS 4 DIGIT:WRINGINANOM & MAN2GSK
2. Ubah logo & Judul Sekolah
3. Isi database karyawan sesuai dg data sekolah
   Wajib diisi:NIS,NAMA,KELAS,SEMESTER
4. update tabel karyawan,syntax nya:update karyawan set photo='XXX'
5. setting data masterspp
6. generate data spp
8. buat odbc keuangan
9. beri user:admin & pwd:imamsy
10. setting semua report, verify database pada odbc
11. setting layout kwitansi
12. coba cetak kwitansi
13. coba cetak laporan
14. compile
15.test

silahkan berlatih sampai bisa


Selasa, 23 April 2013

Mimpi Si Gembala Sapi menguasai dunia


Saya ini si gembala sapi.. young lide.. young lie.. young liede…
Inilah kerjanya si gembala sapi.. apa yang kau pikirkan lagi…

Bila hari sudah petang sapi pulang ke kandang saya turut dari belakang…
Jika sudah tutup pintu kandang si gembala menyenangkan badan
Inilah kerjanya si gembala sapi.. apa yang kau pikirkan lagi…

Yepie.. pie.. yepie.. ah.. ah..
Yepie.. yepie.. pie.. pie…
Yoboleio.. ih.. Yo.. lei.. ih..ooo…
Yoboleio.. yoboleio.. lei.. boleio…
Inilah kerjanya si gembala sapi.. apa yang kau pikirkan lagi…
Yoboleio.. yoboleio.. lei.. ih..ooo…


http://t.co/Bv1GNauiK7

Minggu, 21 April 2013

PENGARUH RITUAL KEAGAMAAN TERHADAP KEGIATAN SOSIAL


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam rangka untuk  mewujudkan suatu masyarakat yang ideal, maka perlu adanya kerja sama antar warga masyarakat. Masyarakat yang ideal adalah masyarakat yang aman, tentram, sejahtera, saling toleran antar warganya, berinteraksi dengan baik, berkomunikasiyang baik dan prilaku sosial yang baik lainnya. Dan kegiatan keagamaan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada prilaku sosial seorang warga, sebab dalam kegiatan keagamaan, seseorang belajar tentang nilai agama yang dimana nilai tersebut mengajarkan nilai-nilai yang baik dan positif.
Kenyataan yang kita hadapi dalam keadaan masyarakat kita sekarang ini, banyak kegiatan-kegiatan keagamaan atau ritual-ritual keagamaan yang sudah semakin berkurang dari eaktu ke waktu, baik itu disebabkan oleh faktor kelompok, ataupun faktor individu masing-masing. Sehingga berkurang pula interaksi sosial antar warga masyarakat.
Dalam masyarakat, kegiatan sosial merupakan faktor yang sangat berpengaruh pada kerukunan warga dan ketentraman masyarakat.
Melihat dari latar belakang tersebut maka penulis akan mengadakan penelitian dangan mengambil judul “PENGARUH RITUAL KEAGAMAAN TERHADAP KEGIATAN SOSIAL  DI DUSUN LEMAH PUTIH WRINGINANOM GRESIK”
B. Rumusan Masalah
            Berdasarkan latar belakang di atas, maka fokus permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
1.      Bagaimana ritual keagamaan di Dusun Lemah Putih Wringinanom Gresik?
2.      Bagaimana kegiatan sosial warga di Dusun Lemah Putih Wringinanom Gresik?
3.      Adakah pengaruh ritual keagamaan terhadap kegiatan sosial di dusun lemah Putih wringinanom Gresik?
4.      Jika ada, sejauh mana tingkat pengaruh ritual keagamaan terhadap kegiatan sosial di Dusun lemah Putih Wringinanom Gresik?

C. Tujuan Penelitian
            Berdasarkan rumusan diatas, maka fokus penelitian ini bertujuan untuk:
1.      Untuk mengetahui ritual keagamaan di Dusun Lemah Putih Wringinanom Gresik
2.      Untuk mengetahui Kegiatan sosial di Dusun Lemah Putih Wringinanom Gresik
3.      Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh ritual keagamaan terhadap kegistsn sosial  di Dusun Lemah Putih Wringinanom Gresik
4.      Untuk mengetahui sejauh mana penagruh ritual keagamaan terhadap kegiatan sosial di Dusun Lemah Putih Wringinanom Gresik
D. Manfaat Penelitian
1.      Bahan informasi dan masukan bagi para pimpinan dan masyarakat dalam rangka membuat perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan/ritual keagamaan
2.      Bahan pertimbangan bagi masyarakat wringinanom dalam rangka membuat perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan/ritual keagamaan
3.      Bagi penulis sebagai  bahan untuk mengembangkan ilmu yang penulis peroleh
E. Metode Penelitian
1.      Populasi, adalah keseluruhan subjek penelitian atau sekelompok subjek, baik berupa manusia, gejala-gejala, nilai-nilai dalam kaitannya dengan penelitian ini maka yang menjadi populasi adalah seluruh warga Dusun Lemah putih Wringinanom Gresik
2.      Sampel adalah sebagian individuyang diselidiki dari keseluruhan individu penelitian. Mengingat banyaknya populasi dan keterbatasan waktu, biaya dan tenaga yang ada pada penulis, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan tekni k sample. Adapun penagambialan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu pengambilan sampel populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan atrata yang ada dalam populasi.
F. Pengumpulan Data
            Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrumen dalam mengumpulkan data sebagi berikut:
1.      Metode observasi
Yaitu metode pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap objek yang diteliti. Metode ini di gunakan peneliti untuk memperoleh data tentang keadaan kegiatan keagamaan masyarakat serta kegiatan sosial mereka.
2.      Metode interview
Yaitu proses memperoleh informasi untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan responden.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Kerangka Teoritis
1. Ritual Keagamaan dalam perspektif dusun Lemah putih
            Ritual keagamaan adalah segala kegiatan keagamaan yang bersifat non formal yang dilaksanakan oleh dan untuk anak, remaja, orang tua dan seluruh wargaa masyarakat, yang dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu di masjid, dari mushola ke mushola, dari rumah ke rumah dimana mereka mereka berdomisili dengan secara terencana, terarah dan bertanggung jawab. Dengan tujuan untuk menjaga budaya serta menjalin tali silaturrahmi sehingga diharapakan dapat terbentuknysa ukhwah islamiyah sesama warga masyarakat.
            Ritual keagamaan di Dusun Lemah Putih Wringinanom Gresik dilaksanakan dengan pola sebagai berikut:
a.       Membaca surat Yasiin dan tahlil secara berjamaah yang dilaksanakan seminggu sekali dari rumah ke rumah. Jamaah yasiin tahlil di Dusun lemah putih terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok jamaah laki-laki dan kelompok jamaah perempuan. Kelompok jamaah laki-laki diadakan setiap seminggu sekali yang jatuh pada hari kamis malam (ba’da isya’), sedangkan jamaah perempuan diadakan setiap seminggu sekali dan jatuh pada hari kamis juga tetapi pada waktu setelah ashar.
b.      Pembacaan diba’iyah secara berjamaah dari rumah ke rumah, sama halnnya dengan yasiin tahlil, pembacaan diba’iyah juga dilaksanakan setiap seminggu sekali. Jam’iyah diba’ juga terbagi menjadi beberapa kelompok, 1 kelompok laki-laki dan 2 kelompok perempuan. Jam’iyah diba’ laki-laki diadakan setiap seminggu sekali pada hari senin malam (ba’da isya’), sedangkan jam’iyah diba’ permpuan diadakan seminggu sekali pada hari jum’at dan sabtu.
c.       Organisasi remas (remaja masjid), yang pada hari-hari besar tertentu mengadakan kegiatan tertentu untuk merayakan hari-hari besar tersebut.
d.      Pembacaan istighasah secara berjamaah dari rumah ke rumah setiap seminggu sekali.
e.       Pembacaan khatmil Qur’an dari musholla ke musholla setiap seminggu sekali yang jatuh pada hari minggu. Sayangnya jamaah ini hanya terdiri dari sekelompok perempuan saja, sedangkan kaum laki-lakinya tidak ada.
f.       Lembaga pendidikan berupa TPA, TPQ dan Diniyah yang di Dusun Lemah Putih terdapat lebihh dari 5 lembaga pendidikan semacam tersebut.
2.  Kegiatan sosial di Dusun Lemah Putih
            Hubungan sosial menyangkut kehidupan manusia, karena manusia adalah makhluk sosial, artinya tidak bisa hidup sendiri. Kesadaran sosial dibutuhkan oleh setiap orang agar bisa hidup rukun dengan masyarakat.
            Kegiatan sosial merupakan faktor yang snagt berpengaruh pada kerukunan dan kerukunan sangat berpengaruh pada ketentraman masyarakat. Oleh karena itu kegiatan sosial sangat dibutuhkan dalam membangun masyarakat yang aman dan tentram. Kegiatan sosial mencerminkan adanya interaksi antar warga masyarakat, dan berdampak positif pada masyarakat itu sendiri, seperti timbulnya rasa toleransi, rasa tenggang rasa dan lain sebagainya. Adapun dampak positif  dari kegiatan sosial antara lain:
a.       Tumbuh dan semakin meningkatnya kerukunan antar warga masyarakat
b.      Tumbuhnya sikap taat pada aturan
c.       Sopan saat berbicara
d.      Berjiwa sosial
e.       Tumbuhnya budaya gotong royong dsb.
B. ANALISIS DATA
          Dusun Lemah Putih merupakan Dusun yang bisa dibilang aman dan tentram. Penuls mengatakan demikian bukanlah berarti tanpa adanya alasan. Terbukti di dusun tersebut jarang sekali ada tindakan kriminal. Tindakan kriminal disini diumpamakan seperti perkelahian, baik itu antar individu maupun kelompok, pencurian, perampokan dan tindakan kriminal lainnya.
          Keadaan tersebut bukannya tanpa alasan. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi, yang menyebabkan terbentuknya keadaan masyarakat yang demikian. Sepengetahuan penulis, terciptanya masyarakat yang damai, aman dan tentram tersebut faktor utama yang mempengaruhi hal tersebut adalah faktor sosial, artinya adanya interaksi sosial yang positif antar warga masyarakat, khususnya Dusu Lemah Putih. Interaksi sosial yang positif tersebut bisa berupa saling bantu membantu, saling gotong royong, tata pada aturan dan lain sebagainya.
          Disisi lain, yaitu agama. Warga Dusun Lemah Putih bisa dibilang sedang-sedang saja. Penulis mengatakan demikian, karena dari pengamatan sang penulis terhadap populasi disana, serta interview dengan beberapa sampel, hanya 60% warga Dusun Lemah Putihyang aktif melaksanakan shalat. Penulis menggunakan shalat sebagai tolak ukur, karena ada pepatah “jika shalatnya baik, maka agamanya juga baik”. Dari hal itulah penulis menggunakan shalat sebagai acuan/tolak ukur agamapada warga masyarakat Dusun Lemah Putih.
          Terdapat keadaan yang mungkin bisa juga dijadikan sebagai alasan yaitu bahwa warga yang ikut shalat berjamaah disetiap musholla atau masjid hanya segelintir orang, itupun hanya para warga yang sudah berumur saja, sementara para remajanya tidak ikut berjamaah. Meskipun demikian warga Dusun Lemah Putih juga mempunyai aktifitas-aktifitas, kegiatan-kegiatan, ritual-ritual keagamaan seperti yang sudah dipaparkan penulis sebelumnya diatas. Terdapat pembacaan yasin tahlil secara berjamaah, pembacaan diba’iyah secara berjamaah, khotmil Qur’an, remaja masjid istighosah dan lain sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut mengandung beberapa unsur manfaat, antara lain:
·    Adanya penguatan agama, melalui pembiasaan mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut
·    Adanya pemberian pendidikan agama, melalui TPQ, TPA, Diniyah dan lembaga nonformal lainnya
·    Adanya interaksi/hubungan sosial, sehingga komunikasi antar warga tetap terjaga
·    Adanya kerjasama antar warga
·    Melestarikan budaya masyarakat
C. KESIMPULAN
          Dari analisis diatas, atau berbagai manfaat diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa kegiatan-kegiatan/ritual-ritual keagamaan sangat berpengaruh pada kegiatan-kegiatan sosial. Dengan adanya kegiatan/ritual keagamaan, seseorang mendapat pendidikan dan penguatan dalm sisi agama. Sedangkan agama mengajarkan pada kebaikan. Agama juga mengajarkan untuk saling menghargai sesama manusia, saling membantu, dan saling tolong menolong antar sesama, dan hal tersebut merupakan cerminan dari prilaku sosial yang positif.
          Disisi lain, kegiatan/ritual keagamaan juga mengandung nilai sosial, nilai kebersamaan dan kerukunan. Dari hal tersebut sudah cukup untuk dijadikan bukti keteranga bahwa kegiatan/ritual keagamaan mempunyai pengaruh besar terhadap kegiatan sosial warga Dusun Lemah Putih Wringinanom Gresik.


dolor- dolor jangan luppa y, komen dan jadi member blog ini, satu lagi jangan lupa follow Twitter q di @riantoabdqodir